Peninggalan Kerajaan Aceh Sebagai Kerajaan Islam Di Sumatera

Peninggalan Kerajaan Aceh Sebagai Kerajaan Islam Di Sumatera

Peninggalan Kerajaan Aceh Sebagai Kerajaan islam Di Sumatera – Kerajaan Aceh Darussalam begitulah namanya merupakan salah satu kerajaan Islam yang ada di Provinsi Aceh dari abad ke 14 Masehi yang juga merupakan kerajaan besar pada masanya.

Mengenai jenis peninggalan pada kerajaan Islam ini juga tentunya sangat banyak dan semuanya pun terbilang cukup terawat sampai saat sekarang ini. Mari kita ikutin rangkuman beberapa peninggalan penting dan lokasi dari Serambi Mekah Aceh sekarang ini.

4 Peninggalan Kerajaan Aceh Sebagai Kerajaan Islam Di Sumatera

Peninggalan Kerajaan Aceh Sebagai Kerajaan Islam Di Sumatera

  • Masjid Raya Baiturrahman

Sebuah Mesjid Besar dan paling terkenal bernama Raya Baiturrahman merupakan jenis peninggalan bersejarah dari Aceh Darrusalam pada zaman dulu. Sebagai informasi untuk bangunan ini dibangun oleh Sultan Iskandar Nuda pada tahun 1612 yang berdiri sangat kokoh sampai saat ini (baca juga daftar merk fashion yang dapat menjadi banrang antik dalam jangka panjang).

Masjid yang luar biasa ini sempat dibakar ketika terjadinya Agresi militer Belanda, namun selanjutnya direnomasi kembali oleh masyarakat Aceh. Untuk luasnya sendiri mencapai 4.000 meter persegi yang bisa menampung jemaah dengan total 13.000 orang. Dan untuk kalian ketahui bersama bahwa Masjid ini juga termasuk satu satunya bangunan yang berdiri kokoh ketika Aceh dan sekitarnya diterpas bencana tsunami pada tahun 2004.

  • Meriam Kesultanan Aceh

Untuk berbagai peninggalan berikutnya adalah Meriam yang dibuat pada masa Sultan Selim II dari Turki Utsmasni yang merupakan seseorang yang bersal dari Turki. Adapun meriam buatan Aceh ini juga kedepannya menjadi salah satu senjata yang digunakan dalam mempertahankan Aceh dari penjajah Belanda.

Peninggalan Kerajaan Aceh Sebagai Kerajaan Islam Di Sumatera

  • Taman Sari Gunongan

Taman Sari Gunongan termasuk jenis buti dari kerajaan aceh ada pada masa lalu. Namun untuk Taman Sari Gunongan ini sempat hancur dikarenakan serangan Belanda di jaman penjajahan dulu. Namun di tahun 1607 – 1636 Taman ini direnovasi kembali dan semakin terawat sampai saat ini.

  • Pinto Khop

Dan untuk jenis peninggalan sejarah berikutnya dari Kerajaan Aceha adalah Pinto Khop yang terletak pada kelurahan Sukaraman , Kec Baiturahman Kota Banda Aceh. Dan untuk kalian ketahui bersama bahwa tempat pintu ini merupakan pintu gerbang dengan bentuk Kubah yang merupakan penghubung antara istana dengan taman Putroe phang yang dibangung pada masa Sultan iskandar Muda